Pendawa PAC Medan Perjuangan Buka Pengajian Rutin Sekaligus Halal Bihalal

 


MEDAN, [umkmnews.id] - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pendawa Kecamatan Medan Perjuangan membuka kembali Pengajian Rutin setelah Bulan Ramadhan diliburkan sekaligus  Halal Bi Halal di Jalan Dwikora Medan Perjuangan, Minggu (23/6/2021), dimulai pada pukul 14.00 WIB.

Acara yang digelar di Rumah Anggora Pendawa PAC Medan Perjuangan itu berlangsung penuh dengan rasa kekluargaan dengan kehadiran Isman Ketua Satgas Pendawa Sumatera Utara. Muhammad Yusuf Batubara Carateker PAC Medan Perjuangan, dan Pengurus Ranting se-kecamatan Medan Perjuangan.

Dan mulainya pengajian rutin di buka oleh Ustad Samin dengan tausiah makna Halal Bi Halal merupakan tradisi yang selalu hadir saat Idul fitri. Biasanya Halalbihalal dilakukan dengan bersilaturahmi ke rumah tetangga, saudara, dan kerabat. Pada acara Halalbihalal, tiap orang akan saling memaafkan dan bersalam-salaman.

Diakhirnya ceramah Ustad Samin dengan isi veramah intinya makna halal bi halal  adalah menyelesaikan masalah atau kesulitan, meluruskan benang kusut, mencairkan yang membeku, melepaskan ikatan yang membelenggu. Dengan melaksanakan halal bi halal untuk silaturahmi dan saling memaafkan, maka seseorang akan menemukan hakikat idul fitri.

Dalam pertemuan itu,  Ketua Satgas dalam sambuatannya mengharapkan silatuhrahmi penuh keakraban dan loyalitas sesama Pendawa harus tetap dijaga.

Tak hanya itu, Isman juga meminta seluruh kader Pendawa menjalin hubungan baik dengan aparat kecamatan, Polsek, Koramil serta Muspika setempat. Dan juga menghimbau agar keluarga Pendawa senantiasa mengkawal program-program Bapak Bobby Aiff Nasution Walikota Medan yang diusung oleh keluarga Pendawa pada saat Pilkada Kota Medan.

“Halal Bihalal dan Pengajian Rutin ini digelar sebagai bentuk toleransi dan saling menghargai kepada seluruh anggota Pendawa yang baru saja selesai menjalankan ibdah puasa di bulan duci Ramadhan dan melaksanakan Perayaan Idul Fitri 1442 H,” ujar Isman yang juga diamini Carateker Pendawa Kecamatan Medan Perjuangan, Yusuf Batubara mengakhiri.

[Ferry Suhendra]


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama